Ibuprofen dan alkohol: risiko lambung dan ginjal
Jawaban singkat
Dosis tunggal ibuprofen (400 mg) dengan 1 bir atau gelas anggur dapat diterima untuk dewasa sehat tanpa masalah lambung. Hindari pada penggunaan harian, perut kosong, atau >14 U/minggu (BPOM, PGI — Perhimpunan Gastroenterologi Indonesia).
Mekanisme risiko
Ibuprofen menghambat COX-1/COX-2, mengurangi prostaglandin pelindung mukosa lambung. Alkohol langsung merusak mukosa dan meningkatkan sekresi asam. Efek sinergis — risiko tukak/perdarahan berlipat ganda.
Risiko ginjal
Alkohol + NSAID + dehidrasi = cedera ginjal akut. Risiko lebih tinggi pada lansia dan pengguna ACE/ARB/diuretik.
Rekomendasi
- Sesekali (1 minuman + 1 dosis): risiko rendah dengan perut kenyang
- Rutin: pilih parasetamol atau lewati ibuprofen pada hari minum
- Tidak pernah: gastritis aktif, tukak, antikoagulan, riwayat perdarahan GI
- Dosis maks dengan alkohol sesekali: 1200 mg/hari terbagi
Tanda peringatan
- Nyeri epigastrium hebat
- Muntah darah atau "seperti ampas kopi"
- Tinja hitam seperti aspal
- Urin berkurang, bengkak pergelangan
Segera UGD.
FAQ
Proris setelah bir?
Diterima dengan perut kenyang. Jangan ulang dalam 6 jam.
Dengan omeprazol?
Mengurangi tapi tidak menghilangkan risiko.
---
*Ditinjau apoteker. Sumber: BPOM, PGI. Diperbarui: April 2026.*
This information is for educational purposes only. It is not intended as medical advice. Always consult a qualified healthcare professional.